post

Manchester United Kini Terlalu ‘Ibra-Sentris’

Hal tersebut dituturkan oleh salah seorang legenda klub, Ryan Giggs, yang telah menghabiskan sepanjang karirnya sebagai pemain sepakbola bersama Setan Merah. Ketajaman Ibra memang bagus untuk United, namun Giggs merasa, akan ada efek ketergantungan jika tidak ada pemain lain yang bisa diandalkan.

Manchester United Kini Terlalu 'Ibra-Sentris'

Zlatan Ibrahimovic, striker veteran Swedia ini benar-benar mampu selalu menjadi sosok penting dalam setiap tim yang dibelanya, dan sekarang adalah manchester United. Namun, semenjak kedatangan eks Barcelona, Setan merah dianggap sebagai tim yang terlalu mengandalkan Ibra seorang.

Ibra didatangkan dari Paris Saint-Germain pada musim panas lalu dengan bebas transfer alias Gratis. Sejauh ini, Dia telah mengemas 29 gol bagi manchester United di semua ajang, 18 diantaranya tercipta di ajang Premier League. Yang terbaru, Ibra mencetak satu gol dalam kemenangan 3-0 atas Sunderland, dimana laga itu menandai comebacknya usai sanksi suspensi.

Terkait hal ini, Ryan giggs justru memberikan pandangan negatif, karena ketergantungan United terhadap Ibra dalam mencetak gol bisa saja terus berlanjut. Padahal, sang legenda mengatakan, bahwa dalam sebuah tim, gol tidak melulu dibebankan kepada striker, tapi juga gelandang, winger bahkan seorang bek sekalipun.

“Tidak ada banyak hal yang salah dengan tim. Mereka bermain bagus dan secara defensif kami juga terlihat kuat, Hanya ada masalah konsentrasi di mulut gawang, dan juga ketergantungan yang terlalu besar pada Ibrahimovic. Dia adalah seorang striker, namun anda membutuhkan gol dari semua sisi, apakah itu dari para gelandang, pemain sayap, atau bahkan para bek di situasi bola mati.” tutur Giggs di Today.

Setan merah sendiri saat ini menempati peringkat kelima di klasemen sementara, terpaut empat poin dari Manchester City.