post

Flamini Turut Sedih Liat Keterpurukan Arsenal

Kendati dirinya turut bermain saat The Eagles mengalahkan Arsenal, namun Flamini tetap sedih melihat bagaimana mantan klubnya tersakiti dalam beberapa pertandingan terakhir. Flamini berharap Arsenal bisa segera keluar dari periode buruknya.

Flamini Turut Sedih Liat Keterpurukan Arsenal

Mathieu Flamini, gelandang Crystal Palace ini menjadi salah satu pemain yang turut bersedih melihat apa yang dialami mantan klubnya, Arsenal, kendati dirinya sendiri turut andil saat mengalahkan The Gunners dalam pertandingan akhir pekan kemarin di Selhust Park Stadium.

Sebagaimana diketahui, Flamini telah meninggalkan Arsenal sejak musim anas kemarin, dia diturunkan sebagai pemain pengganti dalam pertandingan tersebut. Kendati demikian, gelandang asal Prancis turut berkontribusi membawa timnya menang 3-0 atas tim asuhan Arsene Wenger tersebut. Akibat kekalahan itu, Arsenal sendiri semakin menjauh dari Zona Liga Champions Eropa.

Ya, sekarang Arsenal menempati peringkat ke-6 di klasemen sementara Liga Primer Inggris, dengan total raihan 54 poin dari 30 penampilannya sejauh ini. Dengan koleksi poin sebanyak itu, Mereka terpaut tujuh poin dari Manchester City yang sudah bermain 31 kali dan berada di peringkat empat.

Nah, periode sulit ini membuat Flamini merasa sedih, meski dirinya sudah tidak lagi pemain Arsenal, tapi karena menghabiskan waktu lama bersama the Gunners, Flamini merasa masih terkoneksi dengan klub arahan Wenger tersebut.

“Hal ini menyakitkan karena saya masih penggemar Arsenal. Saya menghabiskan waktu bertahun-tahun di sana sehingga hati saya putih dan merah. Saya sangat berharap mereka bisa memenangkan tempat di Empat besar dan bermain di Liga Champions musim depan, karena mereka memang layak berada di sana. ”

“Arsenal adalah klub yang luar biasa, musim ini juga belum selesai, dan masih ada banyak perandingan yang bisa dimenangkan. Saya percaya mereka bisa berhasil. Sekarang, hasil akhir bergantung pada diri mereka sendiri,”

“Saya melihat bagaimana Wenger, dan tentu saja semua orang kecewa. Ketika Anda adalah klub besar yang ingin memenangkan setiap pertandingan, jadi itu adalah normal,” ujar Flamini seperti dikutip Sky Sports.